Menunggu Keajaiban

MenungguKeajaibanDalam diam ku kepingkan hati diantara hitam putih – Denyutkan berjuta rasa yang kekal sejenak – Curahkan ketidak berdayaan yang setia menemani – Tak ada sedikitpun asa yang menguatkan hasrat – Kapan? irama ini akan berakhir, rela meninggalkan cerita – Dalam manis senyuman dalam derai air mata tulus – Sengaja tak menikmati sebagian waktu karena lelah – Menyiakan harga diri yang lama tergadaikan – Mestikah harus ku pergi? lupakan cerita tempat ini – Membawa berbagai kisah diri dalam beratnya suram – Mengalir mengikuti kata hati yang selalu salah – Menafsirkan kehidupan dunia yang tinggal sedetik – Keajaiban dunia sekejab leburkan cerita – Menghentikan kenikmatan yang baru terkecap – Merebut ceria jiwa yang enggan bergetar – Menodai kesucian rindu dengan kejam cemburu – Haruskah “Perbedaan” menjadi kata kunci – Enggannya bersahabat dengan cantiknya gelisah – Sengaja menghakimi sendiri kejahatan cinta – Dalam maraknya kata dusta yang telah diilhami – Perlahan waktu semaikan suasana hati yang keruh – Dalam hangatnya sinar kasih penghuni alam- Satukan simpul kepribadian anggunnya kewibawaan – Bercermin sambil menatap ruas bumi yang retak.

23 Januari 2006, 12.54 <tggu yg brktnya ya!>

Picture from : http://www.pakarfisika.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: